Zaskia Mecca Cerita Pengalamannya Kehilangan Memori Foto Kenangan

JawaPos.com – Artis cantik Zaskia Adya Mecca punya hobi mendokumentasikan setiap momen dalam hidupnya lewat foto. Semua kenangan tersimpan rapi dalam foto-foto dari mulai masa kecil, masa remaja, dewasa, hingga pernikahan bersama sang suami Hanung Bramantyo dan mempunyai empat orang buah hati.

Namun, ia pernah merasakan kehilangan foto-foto yang berharga. Hal itu diceritakannya saat acara ulang tahun ke-2 aplikasi foto ID Photobook di Jakarta, Selasa (9/10).

Menurut Zaskia, zaman sekarang memang sudah tak zaman lagi untuk mencetak foto. Karena itu dirinya menyimpannya di dalam sebuah laptop dan penyimpanan data lainnya. Namun suatu hari, alangkah kecewanya dia ketika semuanya hilang.

Insiden itu berawal ketika semua data yang disimpannya dalam sebuah hard disk eksternal hilang. Tiba-tiba semuanya lenyap saat hard disk tersebut jatuh tersenggol.

“Dulu saya simpan foto di laptop, HP atau USB. Sampai semuanya full lalu saya simpan di hardisk 1 tera. Lalu saya pindahin ke hard disk 1 tera. Semua foto dari kecil sampai saya punya anak. Sampai satu momen hardisk itu kesenggol jatoh. Dan saya enggak mengerti jika hardisk jatuh itu bisa bikin data hilang. Wah menyesalnya enggak selesai-selasai, mau gimana lagi,” kata Zaskia.

Perempuan cantik dan berhijab itu mengakui tren cetak foto sudah bukan zamannya lagi. Sampai suatu ketika dirinya menemukan aplikasi ID Photobook yang membuat semua memori kenangannya tersimpan rapi di dalam sebuah album yang manis.

“Pertama kali coba memang sekadar lucu-lucuan. Setiap kali buka ID Photobook buka-buka album foto tapi ternyata kok bagus juga ya. Semua momen tersimpan rapi. Cetak foto jadi lebih menyenangkan karena momennya didesain jadi lebih bagus. Bahkan foto di Instagram saja enggak pecah hasilnya,” katanya.

Selain mencetak setiap hasil momen manis di kehidupannya bersama keluarganya, Zaskia juga memberi tips tempat paling aman menyimpan foto terbaik. Salah satunya adalah di media sosial.

“Media sosial itu jadi tempat penyimpanan yang tak akan hilang. Sering banget kan makanya saya upload. Sebab saya masih bisa scroll suatu saat nanti karena tersimpan di media sosial dengan baik, tapi tetap harus meyakini media sosial itu akan bertahan lama ya?,” ujarnya.

Perlu diketahui, ID Photobook hadir membawa kreasi album foto berbentuk photobook. Selain produknya yang kekinian, ID Photobook memberikan solusi cetak foto dengan cara paling gampang.

Saat cetak foto di ID Photobook, customer hanya diminta untuk upload foto melalui link khusus yang telah disediakan. Kemudian proses desain akan dikerjakan dengan cepat. ID Photobook memiliki 34 desainer yang siap mengkreasikan foto menjadi photobook bergaya majalah. Ini perbedaannya dengan e-commerce lain di bidang cetak foto, di mana customer masih harus direpotkan dengan mendesain sendiri albumnya.

(ika/JPC)